Pages

Sabtu, 10 November 2012

Aku Ini Kecil




Seperti semut. Tak ada apa-apanya dibandingkan manusia lainnya...

Bukan secara fisik. Bukan... Siapapun yang pernah melihatku pasti akan mengatakan bahwa tubuhku terbilang cukup berisi. Ya. tidak terlalu gendut, tidak juga terlalu kurus. Apa ini? Abaikan saja.

Aku melihat ke atas, ke bawah. Seberapa pentingkah, seberapa manfaatkah diriku ini? Hatiku bergetar. Aku malu. Ketika aku menyadari aku bukanlah siapa-siapa... Aku teringat ketika terkadang aku berpikir "Ah aku kan yang paling bisa." Semua itu omong kosong. Kudongakkan kepalaku ke atas. Bukan. Bukan untuk menyombongkan diri. Tetapi untuk melihat, mengakui bahwa masih ada langit di atas langit. Dan akan seterusnya seperti itu. Yang paling hebat hanyalah Allah. Tidak ada yang berada di atas-Nya.

Tetapi ketika aku melihat ke bawah, aku sangat pantas bersyukur, dan harus memperbaiki diri ini. Kenapa? Kenapa aku harus memperbaiki diri? Karena ketika aku melihat ke bawah, orang-orang yang kurang beruntung selalu bersyukur dengan apa yang mereka miliki. Walaupun terbilang jauh dari kata "Cukup". Betapa... betapa mirisnya hatiku. Miris melihat mereka sekaligus miris melihat diriku sendiri. Hinanya diriku jika terus mengeluhkan ini-itu.

Aku memang bukan siapa-siapa... Aku ini hitam, kecil. Tetapi tidak selamanya aku menginginkan menjadi semut. Menjadi debu yang tidak berguna. Saat ini... besok... selamanya... aku ingin bermanfaat untuk orang lain. Untuk orang tua, keluarga, sahabat, teman, dan... khalayak yang membutuhkan. :')

Karena, sebaik-baiknya manusia ialah yang bermanfaat untuk orang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar