Pages

Sabtu, 31 Desember 2011

Cuplik Novel : Negeri 5 Menara


    Asal Muasal
    Novel "Negeri 5 Menara" atau biasa disingkat N5M  karya @fuadi1 adalah salah satu Novel favoritku. Buku ini terinspirasi dari kisah nyata dari Bang Fuadi sendiri loh. Pasti sudah banyak yang udah baca. Aku memang nggak punya Novel ini. Aku pinjem dari salah seorang temenku. Kebetulan Novel ini yg udah kucari sejak lama. Pas aku tau dia punya novel N5M langsung aja tak pinjem tapi nunggu dia selese bacanya dulu. Itu novel termasuk novel tebel. Tapi aku bacanya ga lebih dari 3 hari. Hmm... Novel islami ini emang kayak nyihir setiap pembacanya. Novel ini juga merupakan novel trilogi yang setelah N5M adalah "Ranah 3 Warna". Kalo yang Ranah 3 Warna aku punya bukunya. Sedangkan yang novel terakhir baru dlm proses pembuatan. N5M juga ada movie-nya loh (@N5Mthemovie). Kira-kira awal januari 2012 bakal dirilis. Waah gak sabar buat cepet-cepet nonton filmnya.
     Yuuk bahas dikit tentang isi dari novel Negeri 5 Menara ini ^^
Seorang anak laki-laki bernama Alif Fikri yang berasal dari Maninjau, Sumatra Utara. Hidupnya tak pernah lepas dari Minangkabau. Setelah lulus Madrasah Tsanawiyah (MTs), ibunya menyuruhnya untuk belajar di pondok pesantren, karena ibunya ingin Alif mjd seperti Buya Hamka. Sedangkan Alif ingin melanjutkan ke SMA karena ingin seperti Pak B.J. Habibie. Alif  memilih meninggalkan Sumatra selama 3 hari 3 malam menuju tanah jawa dengan setengah hati hanya karena ingin menuruti kemauan ibunya : belajar di pondok.
      Alif diterima di Pondok Madani (PM). Masih saja setengah hati. Semua berubah ketika ia terkesima dengan sebuah "Mantera" sakti : Man Jadda Wajada!. Siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil. Sejak itu Alif mulai bersemangat menjalankan kewajiban seorang santri di PM.
      Suatu ketika Alif terlambat sholat berjamaah di masjid. Kemudian ia dan beberapa temannya di hukum jewer berantai. Ya Mereka itu adalah Raja dari Medan, Said dari Surabaya, Dulmajid dari Sumenep, Atang dari Bandung dan Baso dari Gowa. Semenjak itu mereka berenam menjadi dekat dan bersahabat. Di bawah menara masjid yang menjulang, mereka berenam kerap menunggu maghrib sambil menatap awan lembayung yang berarak pulang ke ufuk. Karena kebiasaan itu, teman-teman mereka menyebut mereka sbg "Sahibul Menara" (Pemilik Menara). Di mata belia mereka, awan-awan itu menjelma menjadi negara dan benua impian masing-masing. Kemana impian jiwa muda ini membawa mereka? Mereka tidak tahu. Yang mereka tahu adalah: Jangan pernah remehkan impian, walau setinggi apa pun. Tuhan sungguh Maha Mendengar.

Mau tahu lebih lengkapnya? Bagi yang belum baca, silahkan beli ataupun pinjem. Dijamin ga nyesel. Hehehe. :p Ada juga novel N5M versi bhs inggris loh. Hebat ya @fuadi1 !

 Efek Membaca N5M ^^
Pasti kalian udaj banyak baca di blog ini kalimat "Man Jadda Wajada". Di bio twitterku juga ada. Ya, aku sangat terinspirasi kalimat itu dari novel N5M. Bener-bener mantera yang menyihir. Sejak saat itulah Man Jadda Wajada kujadikan jadi Prinsip hidupku. Siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil. MAN JADDA WAJADA!!


Mau tahu lebih lanjut? Let you open http://negeri5menara.com/ ^^
Semoga bermanfaat :D

Selasa, 20 Desember 2011

Selembar Keputusan dari Skenario-Nya

Aku gelisah
Jika menuruti apa mauku
Aku tenang
Jika melawan mauku
     Keputusan yang memang benar
     Yang harus aku lakukan
     Aku akan salah
     Jika tidak berkeputusan ini
Maafkan aku
Ini memang mauku
Ini adalah keputusanku
Yang kutulis di lembaran berwarna merah marun
     Maafkan aku
     Jika lembaran itu membuatmu tergores
     Bersama lukamu yang kian mendalam
     Bersama rasamu ingin memiliki
Aku seperti ini
Bukan berarti mengukir senyum slalu
Kau hanya tak pahami
Bagaimana aku menyimpan rasa ini
     Tapi, bagaimana aku membuat diri ini bahagia
     Bagaimana aku tersenyum di atas luka
     Bagaimana aku tertawa di atas ribuan luka
     Aku yakin inilah skenario yang paling indah
     Yang diberikan untukku dari Allah