Pages

Minggu, 09 Oktober 2011

Benang yang Putus

Sore ini
Aku tanpa kawan
Termenung sendiri
Mencoba lupakan
Yang tak harus dilupakan
Senyum tetap menghiasi
Walau sakit ini terus menusuk hati
Embun sore menetes kembali
Dari pelupuk bidadari cantik
Semakin kumelupakan
Semakin kumengingat
Aku sadar
Aku orang yang tak berarti
Untukmu kini
Mungkin kau sudah melupakan mimpi-mimpi
Yang sedang terajut indah
Tetapi kau putuskan benangnya
Tanpa melihat embun-embun yang menetes
Kapan kau mengerti?
Kapan kau pahami?
Perasaan ini?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar